Perpuspalnam Rekomendasikan Buku Bebas Burnout, Bisa Dibaca Lewat iKalsel

DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN — Perpustakaan Palnam di bawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengajak masyarakat memanfaatkan koleksi bacaan digital melalui aplikasi iKalsel Buku Digital.

Kali ini, Perpuspalnam merekomendasikan buku “Bebas Burnout” karya dr. Ekaracharyanti Zain, Sp.Kj. Buku yang diterbitkan Transmedia Pustaka pada 2023 tersebut mengangkat tema self improvement, khususnya mengenai cara memahami dan mengelola burnout di tengah padatnya aktivitas serta berbagai tuntutan kehidupan.

Melalui buku tersebut, pembaca diajak mengenali burnout secara lebih mendalam, mulai dari faktor penyebab hingga berbagai langkah praktis yang dapat dilakukan untuk mengelolanya.

Pembahasannya dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga dapat menjadi bacaan bagi masyarakat yang kerap merasakan kelelahan, kehilangan motivasi, maupun mengalami penurunan energi dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Perpuspalnam menilai, membaca buku bertema pengembangan diri dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesadaran dalam memahami kondisi diri sekaligus menjaga keseimbangan antara aktivitas dan kebutuhan pribadi.

“Mari luangkan waktu untuk membaca, memahami diri sendiri, dan belajar menjaga keseimbangan hidup. Karena produktivitas terbaik lahir dari tubuh dan pikiran yang sehat,” ajak Perpuspalnam melalui akun Instagram resminya, Selasa (4/8/2026).

Masyarakat juga diajak memanfaatkan aplikasi iKalsel Buku Digital untuk membaca Bebas Burnout maupun ribuan koleksi digital lainnya yang tersedia.

Melalui layanan perpustakaan digital tersebut, masyarakat dapat mengakses bahan bacaan dengan lebih praktis tanpa harus datang langsung ke perpustakaan. Koleksi dapat dinikmati kapan saja dan di mana saja melalui perangkat digital.

Kehadiran iKalsel menjadi salah satu upaya Perpuspalnam dan Dispersip Kalsel dalam memperluas akses literasi masyarakat di era digital.

Membaca pun tidak hanya menjadi sarana untuk menambah wawasan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk belajar, melakukan refleksi, memahami diri, serta menjaga keseimbangan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. (DR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *