Warga Soroti Koperasi Merah Putih dalam Reses Anggota DPRD Banjarmasin Hilyah Aulia

Suasana kekeluargaan saat kegiatan reses anggota Dprd Banjarmasin, Hilyah Aulia. (Foto:DR)

Dailyretorika.id,Banjarmasin – Salah satu aspirasi yang mencuat dalam kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 oleh anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PKB, Hilyah Aulia, adalah terkait pengembangan Koperasi Merah Putih di wilayah Banjarmasin Selatan.

Dalam kegiatan reses tersebut, warga Kelurahan Kelayan Timur menyampaikan harapan agar koperasi yang telah terbentuk di lingkungan mereka dapat lebih optimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hilyah Aulia mengungkapkan, Koperasi Merah Putih di wilayah tersebut sebenarnya sudah memiliki badan hukum dan bahkan menjadi yang pertama di tingkat RT.

Namun, hingga kini operasionalnya masih belum berjalan maksimal.

“Padahal koperasi ini sudah memiliki badan hukum dan menjadi yang pertama di tingkat RT, namun memang belum berjalan maksimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kendala utama yang dihadapi pengurus koperasi adalah keterbatasan modal. Hal ini membuat berbagai program dan layanan yang direncanakan belum bisa direalisasikan sepenuhnya.

Meski begitu, antusiasme warga cukup tinggi saat mengetahui potensi koperasi tersebut. Mereka berharap Koperasi Merah Putih dapat berperan aktif dalam membantu kebutuhan sehari-hari, termasuk menyediakan gas elpiji yang saat ini sulit diperoleh.

“Warga tadi sangat antusias, mereka berharap koperasi ini bisa membantu menyediakan gas karena memang kebutuhan itu cukup sulit didapat,” kata Hilyah.

Menurutnya, koperasi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, baik dalam bentuk permodalan maupun pembinaan, agar koperasi dapat berkembang dan berfungsi secara maksimal.

“Ini menjadi pembahasan yang sangat menarik dalam reses hari ini. Mudah-mudahan pemerintah bisa mencarikan solusi agar koperasi ini bisa lebih aktif dan benar-benar membantu warga,” tambahnya.

Selain persoalan koperasi, dalam reses tersebut warga juga menyampaikan berbagai aspirasi lainnya, seperti perbaikan rumah tidak layak huni, infrastruktur lingkungan, serta kebutuhan dasar masyarakat.

Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi warga dapat ditindaklanjuti dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pembangunan di Kota Banjarmasin.(DR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *