Dailyretorika.id,Banjarmasin-Anggota DPRD Kota Banjarmasin, H Hadi Supriyanto memberi perhatian tingginya kasus stunting di wilayah Kelurahan Murung Raya, Banjarmasin Selatan.
“Kasus stunting yang lebih 48 di Murung Raya ini harus jadi perhatian serius,” ujarnya saat melaksanakan kegiatan reses di Jl. Kelayan A Gang. Laila RT-10 RW-001 Kelurahan Murung Raya, Kamis.2/3/2026//.
Menurut dia, dari 52 kelurahan di kota ini, kasus stunting atau kasus anak gagal tumbuh karena kekurangan asupan gizi, Murung Raya masuk tinggi.
Dia pun meminta program pemerintah untuk penanganan stunting dimaksimalkan di daerah Murung Raya, hingga bisa ditekan maksimal.
Apalagi diinformasikan lurah setempat pada kegiatan reses atau kegiatan dewan menyerap aspirasi masyarakat tersebut, anak terindikasi stunting terus meningkat di wilayah Murung Raya.
Selain masalah kasus stunting, Hadi menyampaikan aspirasi masyarakat yang diterimanya juga terkait program bedah rumah.
“Ada juga terkait infrastruktur, seperti perbaikan jalan lingkungan juga untuk penanggulangan banjir di daerah itu,” katanya.
Hadi menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat tersebut, yakni masuk pokok pikiran (Pokir) program yang diusulkan kepemerintah daerah.
Lurah Murung Raya, Banjarmasin Selatan, Sugeng menyampaikan terkait penanganan anak stunting di wilayahnya ada sebanyak 48 orang.
“Para anak yang terdata itu diberi asupan makanan bergizi setiap harinya,” ujarnya.
Dia menyampaikan, program pemerintah kota untuk menekan stunting terus dilakukan, selain program langsung pemberian makanan bergizi, juga penangan lingkungan yang mempengaruhinya.
“Salah satunya program perbaikan toilet warga, di Murung Raya ini pada 2026 ini ada sebanyak 50 toilet warga dibantu pembangunan,” ujarnya.
Selain itu langkah perbaikan tarap hidup dan pendidikan masyarakat.(DR)






