DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN — Festival Literasi SERASI (Semarak Literasi) 2026 kembali digelar Perpustakaan Literasi Banua bersama PLN Peduli, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kalselteng, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong budaya literasi masyarakat sekaligus turut memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
Melalui SERASI 2026, masyarakat tidak hanya diajak untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga mendapatkan ruang untuk belajar, berkarya, dan berkompetisi melalui berbagai kegiatan yang mengangkat literasi serta budaya lokal.
“Dalam rangka mendukung peningkatan budaya literasi sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, SERASI 2026 menghadirkan ruang belajar, berkarya, dan berkompetisi bagi masyarakat,” tulis akun resmi Instagram @perpuspalnam, Jumat (7/8/2026).
Pada pelaksanaan tahun ini, SERASI 2026 menghadirkan empat kategori perlombaan yang mengangkat literasi baca-tulis dan budaya.
Empat kategori tersebut yakni Lomba Baturai Pantun tingkat SD sederajat, Bakisah Bahasa Banjar tingkat SMP sederajat, Lomba Konten Kreatif tingkat SMA sederajat, serta Lomba Madihin untuk kategori umum.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan pendaftaran dan pengunggahan karya pada 18 Agustus hingga 19 September 2026. Setelah itu, proses penjurian berlangsung pada 20 hingga 23 September 2026.
Sementara pengumuman pemenang dijadwalkan pada 29 September 2026.
Perpuspalnam mengajak masyarakat, khususnya peserta yang memenuhi kategori perlombaan, untuk turut ambil bagian dalam SERASI 2026. Informasi terkait persyaratan, ketentuan lomba, jadwal, hingga mekanisme pendaftaran dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi Perpuspalnam.
Panduan perlombaan juga disediakan melalui bit.ly/PANDUANLOMBA-SERASI-2026, sedangkan formulir pendaftaran dan pengunggahan karya dapat diakses melalui bit.ly/UNGGAH-SERASI-2026.
SERASI 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda dan masyarakat untuk mengembangkan kemampuan literasi, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai budaya lokal Kalimantan Selatan diharapkan semakin dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sekaligus memperkuat peran literasi dalam membangun masyarakat yang kreatif, berpengetahuan, dan berbudaya.
