Reses Perdana 2026 Hari Kedua, Warga Sungai Andai Antusias Sampaikan Aspirasi

Anggota Dprd Kota Banjarmasin Fraksi Pan Dapil Banjarmasin Utara Saat Kegiatan Reses Masa sidang 1Tahun 2026.(foto: DR)

Dailyretorika.id,banjarmasinKegiatan reses tahun 2026 memasuki hari kedua dengan lokasi pelaksanaan di Kelurahan Sungai Andai, RT 1 RW 1, Banjarmasin Utara, jumat, 3/4/2026//.

Kegiatan yang menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat ini disambut antusias oleh warga setempat.

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD dari Fraksi PAN Dapil Banjarmasin Utara, Syarifah Saqinah, mengungkapkan bahwa sejumlah persoalan infrastruktur kembali menjadi perhatian utama warga.

Salah satu yang paling banyak disampaikan adalah kondisi jalan yang rusak dan belum dilengkapi drainase.

“Seperti biasa, masyarakat mengeluhkan jalan yang berlubang dan tidak adanya drainase. Dari Ketua RW 1 juga mengusulkan pembangunan drainase karena selama ini air sering tergenang, apalagi di musim hujan,” ujarnya.

Selain itu, warga juga menyoroti kondisi Sungai Andai yang dinilai semakin dangkal dan menyempit. Banyaknya tumbuhan liar yang memenuhi aliran sungai turut memperparah kondisi tersebut, sehingga warga mengusulkan adanya normalisasi sungai.

“Karena ini memang kawasan Sungai Andai, masyarakat berharap ada normalisasi. Sungainya dangkal, banyak rumput, dan alirannya menyempit,” tambahnya.

Terkait berbagai aspirasi tersebut, Syarifah menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas PUPR yang menjadi mitra Komisi III DPRD.

Ia juga menyoroti ketidakhadiran pihak PUPR dalam kegiatan reses kali ini.

“Memang hari ini dari PUPR tidak bisa hadir, mungkin ada kegiatan lain. Tapi karena saya di Komisi III dan juga Badan Anggaran, ini menjadi kesempatan untuk tetap menyampaikan langsung aspirasi warga ke dinas terkait,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa permasalahan drainase, jalan rusak, dan genangan air merupakan aspirasi berulang yang hingga kini belum terealisasi.

Oleh karena itu, pihaknya meminta warga untuk kembali mencatat dan menyampaikan secara tertulis agar dapat diperjuangkan lebih maksimal.

“Kita akan terus kawal, karena ini bukan aspirasi baru. Sudah beberapa kali disampaikan, tapi kondisinya masih sama. Semoga kali ini bisa segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir perwakilan dari Dinas Perhubungan yang langsung menindaklanjuti usulan warga terkait pemasangan polisi tidur. Warga dan pihak dinas bahkan sempat bertukar kontak untuk mempercepat koordinasi.

“Tadi juga ada permintaan polisi tidur, dan Alhamdulillah dari Dinas Perhubungan hadir. Mereka langsung berkomunikasi dengan pihak RT, dan jika memungkinkan, pemasangan akan segera dilakukan,” pungkas Syarifah.

Kegiatan reses ini diharapkan menjadi jembatan efektif antara masyarakat dan pemerintah dalam mempercepat realisasi pembangunan di wilayah Banjarmasin Utara.(DR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *