Mathari Minta Pemerintah Perhatikan Kesehatan Guru Terdampak Asap, Imbau Penggunaan Masker

Mathari,Wakil ketua DPRD Banjarmasin, meminta Pemerintah Perhatikan Kesehatan Guru Terdampak Asap, Imbau Penggunaan Masker.(Foto: DR)

Dailyretorika.id,BANJARMASIN — Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari, meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap kesehatan para guru yang terdampak kabut asap.

menyusul adanya laporan seorang guru yang mengalami gangguan pernapasan hingga terserang asma akibat paparan asap.

Bacaan Lainnya

Menurut Mathari, para guru merupakan tenaga pendidik yang memiliki peran penting dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Karena itu, kesehatan dan keselamatan mereka perlu menjadi perhatian bersama, terutama ketika harus tetap menjalankan aktivitas mengajar di tengah kondisi udara yang kurang sehat.

Ia berharap pemerintah dapat mempertimbangkan bentuk bantuan maupun langkah perlindungan yang sewajarnya bagi guru yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

“Para guru ini bekerja untuk mendidik anak-anak kita dan mengabdi kepada masyarakat serta bangsa. Karena itu, kesehatan mereka harus benar-benar dipikirkan oleh pemerintah,” ujar Mathari.

Ia juga berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, baik terhadap guru yang telah terdampak maupun tenaga pendidik lainnya.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan agar para guru dapat menjalankan tugas dengan aman dan nyaman.

Selain meminta perhatian pemerintah, Mathari mengimbau para tenaga pendidik dan peserta didik agar lebih disiplin menggunakan masker, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan atau di lingkungan dengan kualitas udara yang kurang baik.

“Kepada para pendidik dan anak-anak kita, saya berharap benar-benar ditekankan untuk menggunakan masker.

Ini penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah gangguan pernapasan akibat paparan asap,” pungkasnya.

Mathari berharap pemerintah, pihak sekolah, serta masyarakat dapat bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.

sehingga kesehatan guru dan peserta didik tetap terlindungi dan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik.(DR)

 

Pos terkait