Dailyretorika.id,Banjarmasin — Kenaikan honor kader posyandu dari Rp150 ribu menjadi Rp200 ribu mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap peran penting kader di tengah masyarakat.
Anggota DPRD Banjarmasin dari Fraksi PAN, Syarifah Sakinah, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut. Ia menilai para kader posyandu merupakan ujung tombak dalam berbagai kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat.
“Kita sangat mengapresiasi dan mendukung adanya kenaikan honor ini. Karena kader posyandu ini termasuk tombak bagi kota, mereka bergerak hampir setiap hari melakukan penyuluhan,” ujarnya.
Menurutnya, para kader aktif turun langsung ke lingkungan RT, baik dalam kondisi panas maupun hujan. Dedikasi tersebut, lanjutnya, hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki jiwa sosial tinggi.
“Mereka turun ke RT-RT, siang hari, panas, hujan. Tidak semua orang bisa, hanya yang benar-benar punya jiwa sosial yang bisa menjadi kader posyandu,” tambahnya.
Meski demikian, Syarifah Sakinah mengakui bahwa nominal Rp200 ribu tersebut masih belum sepenuhnya mencukupi jika dibandingkan dengan beban dan intensitas kerja para kader.
“Kalau dibilang cukup, ya sebenarnya masih belum cukup. Tapi seperti itulah kondisi saat ini,” jelasnya.
Ia pun berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan kenaikan honor secara bertahap di masa mendatang guna memberikan motivasi lebih bagi para kader.
“Dengan adanya kenaikan ini kita sudah sangat mendukung, dan harapannya ke depan bisa dinaikkan lagi walaupun sedikit demi sedikit untuk memberi semangat kepada para kader posyandu,” tutupnya.(DR)
