Dailyretorika.id,Banjarmasin – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Forum Perangkat Daerah bidang perpustakaan dan kearsipan dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dispersip Kalsel, Kota Banjarmasin, Selasa (7/4/2026), dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas, Sri Mawarni.
Dalam sambutan tertulisnya, Sri Mawarni menyampaikan bahwa forum ini bertujuan untuk menyinkronkan dan menyelaraskan program serta kegiatan yang diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan rancangan kerja perangkat daerah.
“Tujuannya adalah menyusun Renja Perangkat Daerah yang akurat dan berbasis prioritas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, forum ini juga menjadi wadah untuk memastikan adanya sinergi antar perangkat daerah, mempertajam target kinerja, serta menyesuaikan pagu anggaran sebelum ditetapkan secara final.
Menurutnya, tahapan tersebut sangat penting guna menyelaraskan program prioritas mulai dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Dengan demikian, diharapkan kebijakan yang dihasilkan mampu mendukung pencapaian target dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
Lebih lanjut, mengacu pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) tahun 2025–2029, Dispersip Kalsel menargetkan peningkatan literasi masyarakat serta kualitas tata kelola arsip.
Adapun indikator kinerja yang digunakan meliputi Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat dan Indeks Hasil Pengawasan Kearsipan.
“Artinya, kinerja instansi kita, baik provinsi maupun kabupaten/kota bahkan pusat, dinilai dari pencapaian indikator tersebut,” tambahnya.
Melalui forum ini, Dispersip Kalsel juga mengajak seluruh peserta dan pemangku kepentingan untuk aktif berdiskusi serta memberikan masukan dari berbagai narasumber.
Hal ini diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan literasi masyarakat sekaligus mendorong tata kelola arsip yang lebih baik di Kalimantan Selatan.(DR)






