DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – DPRD Kota Banjarmasin meninjau langsung pembangunan Jembatan Jafri Zamzam II di Kecamatan Banjarmasin Barat yang mendapat alokasi anggaran Rp13,8 miliar pada 2026.
Peninjauan dipimpin Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri bersama Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar dan jajaran anggota Komisi III. Rombongan turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin Chandra Iriandhy Wijaya, Senin.
Jembatan tersebut dibangun sebagai pengganti jembatan lama yang sebelumnya menggunakan konstruksi kayu ulin. Pemko Banjarmasin kini menggantinya dengan konstruksi beton yang dinilai lebih kokoh dan mampu menunjang mobilitas masyarakat.
“Ini jembatan baru menggantikan jembatan lama,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Chandra Iriandhy Wijaya.
Chandra menjelaskan, Jembatan Jafri Zamzam II memiliki panjang sekitar 25 meter dan lebar 10 meter. Desain jembatan dibuat melengkung sehingga tetap memungkinkan transportasi sungai melintas di bawahnya.
“Jembatan ini dibangun sekitar 25 meter dengan luas 10 meter, desainnya melengkung hingga transportasi sungai bisa melaluinya,” kata Chandra.
Hingga saat ini, progres pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 35 persen. Chandra optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan sesuai target pada Desember 2026.
“Bahkan kita optimis lagi pada Oktober sudah bisa selesai,” ujarnya.
Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri mengapresiasi terealisasinya pembangunan Jembatan Jafri Zamzam II. Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan salah satu program strategis daerah untuk mendukung akses masyarakat di kawasan yang aktivitas lalu lintasnya semakin padat.
“Karenanya kami di legislatif sangat memberikan perhatian terhadap proyek jembatan ini, kami pastikan akan intensif mengawasinya,” ujar Rikval.
Ia menegaskan DPRD akan terus melakukan pengawasan terhadap proses pembangunan agar proyek berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun waktu penyelesaian.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar menekankan pentingnya memastikan pembangunan jembatan tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penyelesaian lahan untuk pembangunan oprit atau bagian penghubung dan turunan jembatan.
“Utamanya pada pembangunan oprit atau turunan jembatan itu betul-betul diselesaikan lahannya dengan masyarakat, jika ada sangkut pautnya,” ungkap Ridho.
Menurutnya, Komisi III sebagai mitra kerja Dinas PUPR memiliki kepentingan besar untuk memastikan proyek tersebut berjalan dengan baik karena pembangunan jembatan berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
“Pembangunan jembatan ini atas aspirasi masyarakat, kita akan kawal dengan baik hingga betul-betul bisa diwujudkan,” ujar Ridho.
Dengan pembangunan Jembatan Jafri Zamzam II, Pemko Banjarmasin berharap konektivitas dan akses masyarakat di kawasan Banjarmasin Barat semakin baik. DPRD pun memastikan pengawasan akan terus dilakukan hingga proyek tersebut selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat. (DR)
