Ini membuktikan bahwa pengelolaan DAK Non Fisik di lingkungan Dispersip telah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta kerja sama lintas sektor yang terjalin selama ini.
Profesionalisme dan integritas pegawai juga menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sri Mawarnai menegaskan, prestasi ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan kearsipan di Kalimantan Selatan.
Pihaknya berkomitmen memperkuat literasi masyarakat serta mewujudkan pengelolaan arsip yang tertib, modern, dan berkelanjutan.
“Semoga capaian ini semakin memperkuat semangat kami untuk terus berkinerja unggul dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” tutupnya.(DR)
