DAILYRETORIKA.ID,Banjarmasin – Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval Fahruri, bersama sejumlah anggota dewan turun langsung meninjau wilayah yang terdampak banjir berkepanjangan. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah RT 31 Sungai Andai, Banjarmasin Utara, yang telah terendam banjir selama hampir tiga minggu tanpa tanda-tanda surut.
Rikval mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi banjir kali ini tergolong tidak lazim. Pasalnya, meski air pasang tidak lagi tinggi, genangan masih bertahan cukup lama.
“Banjir di sini genangan airnya tenang, artinya arusnya tersumbat ke sungai. Ini yang membuat air sulit surut,” ujarnya.
Ia menilai, lamanya genangan air menunjukkan adanya persoalan pada sistem drainase atau aliran sungai yang perlu segera ditangani. Menurutnya, pemerintah kota harus bergerak cepat agar penderitaan warga tidak semakin berkepanjangan.
“Perlu secepatnya banjir ini ditangani. Kasihan masyarakat sudah lama kebanjiran, aktivitas mereka sangat terganggu,” tegas Rikval.
Selain meninjau langsung, Rikval juga menyampaikan bahwa para anggota DPRD lainnya turut melakukan kunjungan ke daerah banjir di masing-masing daerah pemilihan. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif, untuk memastikan penanganan banjir berjalan optimal.
DPRD juga menekankan pentingnya solusi jangka pendek yang dapat segera dirasakan warga, sembari menyiapkan langkah jangka panjang agar banjir tidak terus berulang setiap tahun. Selain itu, DPRD ingin memastikan layanan publik tetap berjalan dengan baik di tengah kondisi banjir.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa beraktivitas dan layanan kepada warga terdampak tetap berjalan. Mulai dari kantor kecamatan, kelurahan, hingga layanan kesehatan harus terus diawasi,” katanya.
Sementara itu, salah satu warga RT 31 Sungai Andai, Punamasari, mengaku senang dengan kehadiran Ketua DPRD dan anggota dewan ke lingkungan mereka. Ia berharap kunjungan tersebut dapat membawa solusi nyata bagi persoalan banjir yang hampir setiap tahun terjadi di kawasan tersebut.
“Kami sangat berharap ada solusi. Hampir setiap tahun di sini pasti banjir dan selalu lama surutnya,” ungkapnya.
Punamasari juga mengusulkan agar pemerintah melakukan peninggian jalan serta pembangunan gorong-gorong atau perbaikan saluran air, sehingga aliran air bisa lebih lancar dan genangan tidak bertahan lama.
Warga berharap, dengan perhatian serius dari DPRD dan pemerintah kota, persoalan banjir di Sungai Andai dan wilayah lain di Banjarmasin dapat segera teratasi dan tidak lagi menjadi masalah tahunan. (DR)
