DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga rencana perbaikan infrastruktur jalan menjadi aspirasi warga Kelurahan Pasar Lama yang disampaikan kepada Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Eddy Junaidi, dalam kegiatan reses masa sidang ketiga tahun 2026.
Kegiatan reses tersebut berlangsung di Gang Purnama, RT 15, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (22/10/2026).
Dalam pertemuan itu, persoalan kabut asap yang berdampak pada kualitas udara di Kota Banjarmasin menjadi salah satu perhatian utama. Warga turut menyoroti penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi peserta didik sebagai upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Eddy Junaidi mengatakan, kebijakan PJJ yang diterapkan Pemerintah Kota Banjarmasin merupakan langkah untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.
Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, meskipun sumber kebakaran lahan berada di luar wilayah Banjarmasin, dampaknya tetap dirasakan masyarakat karena asap terbawa hingga ke kota ini.
“Walaupun lahan yang terbakar bukan dari tempat kita, melainkan dari daerah tetangga, asapnya terbawa ke tempat kita. Karena itu, kita tetap harus menjaga kesehatan,” ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia (lansia).
Eddy berharap kondisi kabut asap segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman, termasuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini turun hujan dan karhutla cepat berlalu,” harapnya.
Selain persoalan kabut asap dan PJJ, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses tersebut.
Eddy menyampaikan, rencana pengecoran jalan di RT 15 dan RT 13 Kelurahan Pasar Lama dijadwalkan terealisasi pada 2027 mendatang.
Menurutnya, rencana pembangunan tersebut merupakan bagian dari pokok-pokok pikiran DPRD yang bersumber dari aspirasi masyarakat dan telah diperjuangkannya sejak 2025.
Ia bersyukur aspirasi warga yang selama ini disampaikan mulai mendapatkan tindak lanjut dan direncanakan masuk dalam realisasi pembangunan pada tahun mendatang.
“Alhamdulillah, untuk infrastruktur di tahun 2027 ada kabar baik. Ada pengecoran jalan di RT 15 dan RT 13. Ini merupakan pokok-pokok pikiran masyarakat yang sudah kita kawal sejak 2025 dan sekarang direncanakan terealisasi pada 2027,” ungkapnya.
Eddy berharap pembangunan tersebut nantinya dapat meningkatkan kenyamanan warga serta memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan DPRD agar aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
“Harapan ulun, mudah-mudahan pemerintah kota bisa terus bersinergi dengan DPRD, sehingga Kota Banjarmasin semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya. (DR)








