DAILYRETORIKA.ID,Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR mengimbau Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin untuk meningkatkan pemantauan terhadap kondisi sekolah-sekolah yang terdampak genangan air akibat naiknya permukaan air di sejumlah wilayah kota.
Menurut Yamin, saat ini terdapat beberapa titik sekolah yang mulai terdampak genangan air, bahkan di sejumlah lokasi air sudah masuk ke lingkungan sekolah dan sulit untuk segera surut.
“Kami sudah menyampaikan petunjuk kepada Kepala Dinas Pendidikan agar hari ini dan ke depan terus memantau serta melihat langsung kondisi sekolah masing-masing,” ujarnya.
Demi keselamatan dan kesehatan peserta didik, Pemerintah Kota Banjarmasin mengarahkan agar proses pembelajaran di sejumlah sekolah yang terdampak dilaksanakan secara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Selain faktor keselamatan, Yamin juga menyoroti potensi gangguan kesehatan yang dapat dialami anak-anak apabila beraktivitas di genangan air.
“Anak-anak yang bermain di genangan air berisiko terkena penyakit, terutama penyakit kulit. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” jelasnya.
Penerapan PJJ, lanjut Yamin, mulai diberlakukan sejak Senin, 5 Januari 2026. Namun hingga saat ini, Pemkot Banjarmasin belum menetapkan batas waktu pelaksanaan PJJ tersebut.
“Pemerintah kota akan terus memantau perkembangan situasi dan kondisi alam yang terjadi saat ini,” katanya.
Yamin berharap kondisi air pasang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir telah mencapai puncaknya pada Minggu malam dan dapat segera surut.
“Semoga air cepat surut sehingga aktivitas pendidikan dan kegiatan masyarakat lainnya bisa kembali berjalan normal,” harapnya.
Ia menambahkan, kondisi ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Banjarmasin ke depan dalam upaya penanganan dampak banjir dan genangan air, khususnya terhadap sektor pendidikan. (DR)






