Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Isnaini Serap Aspirasi Warga, Soroti Sampah hingga Infrastruktur

Wakil Ketua Dprd Kota Banjarmasin, M.Isnaini Saat Kegiatan Reses Kawasan Sungai Andai.(Foto:DR)

Dailyretorika.id,Banjarmasin – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi Gerindra, Isnaini, menggelar kegiatan reses di wilayah Sungai Andai.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat mencuat, mulai dari persoalan sampah, infrastruktur, hingga pendidikan.

Bacaan Lainnya

Isnaini mengungkapkan, persoalan sampah menjadi keluhan utama warga. Masyarakat menilai pengelolaan sampah masih belum optimal, termasuk fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang dinilai belum memadai.

“Warga menyampaikan bahwa fasilitas TPS 3R masih minim. Bahkan untuk kebutuhan sederhana seperti alat kerja, mereka harus patungan secara pribadi. Ini seharusnya tidak terjadi,” ujar Isnaini.

Ia berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang baru dapat lebih responsif dalam menangani persoalan tersebut. Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana sangat penting agar pengelolaan sampah di tingkat masyarakat bisa berjalan maksimal.

Selain sampah, warga juga mengeluhkan kondisi infrastruktur, khususnya jalan dan drainase di kawasan Sungai Andai. Kerusakan jalan dan sistem drainase yang kurang baik dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Di bidang pendidikan, masyarakat Sungai Mandai menilai masih kurangnya fasilitas sekolah. Mereka berharap adanya penambahan sekolah negeri, mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP.

“Ini menjadi catatan penting bagi kami. Ke depan, perlu ada penambahan sekolah yang dikelola pemerintah kota agar akses pendidikan lebih merata,” kata Isnaini.

Aspirasi lain yang disampaikan warga adalah terkait kemacetan di kawasan perempatan Sungai Andai menuju Sungai Mandai. Kondisi lalu lintas yang padat pada waktu tertentu dinilai menghambat mobilitas warga.

“Masyarakat berharap ada solusi konkret agar kemacetan di titik tersebut bisa diurai, sehingga aktivitas mereka tidak terganggu,” tambahnya.

Tak hanya itu, warga juga menyoroti persoalan fasilitas umum (fasum) yang terbengkalai dan berpotensi beralih kepemilikan. Isnaini menegaskan pentingnya peran pemerintah kota dalam mengelola dan menata kembali fasum tersebut.

“Sayang jika fasum tidak dikelola dengan baik. Harus ada langkah agar aset tersebut bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Isnaini memastikan seluruh aspirasi yang diterima akan dibawa dan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD bersama pemerintah kota, guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Banjarmasin.(DR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *