Dailyretorika.id,Banjarmasin —Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin tengah menyiapkan langkah teknis lanjutan terkait perubahan desain Jembatan Cusa.
Langkah tersebut dilakukan menyusul audit ketaatan yang dilaksanakan oleh Inspektorat Kota Banjarmasin berdasarkan surat dari Kejaksaan Negeri Banjarmasin.
Kepala Dinas PUPR Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah, usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Banjarmasin, menjelaskan bahwa salah satu tindak lanjut dari audit tersebut adalah penyusunan justifikasi teknis sebagai dasar perubahan desain konstruksi jembatan.
Menurutnya, perubahan desain diperlukan karena adanya penyesuaian konstruksi pada bagian jembatan di sisi sungai.
Justifikasi teknis tersebut nantinya akan menjadi dasar resmi agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan teknis maupun hukum.
“Perubahan desain ini perlu dilakukan agar konstruksi jembatan benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan, khususnya di bagian sisi sungai,” ujar Suri.
Dalam proses penyusunan kajian teknis, Dinas PUPR turut melibatkan tenaga ahli. Kajian geoteknik sebelumnya telah dilakukan oleh Rusdiansah dari Universitas Lambung Mangkurat.
Namun demikian, sesuai rekomendasi dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat, review desain diminta untuk dilakukan oleh perencana awal proyek agar mampu memberikan analisis teknis secara lebih komprehensif.
Proses review tersebut tidak hanya mencakup perubahan desain konstruksi, tetapi juga meliputi kajian teknis lain seperti analisis hidrolika dan hidrologi sungai di sekitar lokasi pembangunan.
Kajian ini dinilai penting untuk memastikan konstruksi mampu menahan potensi gerusan di sisi sungai serta memperkuat struktur jalan pendekat.
“Dengan adanya kajian menyeluruh ini, kami berharap pembangunan jembatan dapat berjalan optimal dan aman dalam jangka panjang,” tutupnya.(DR)






