DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN –Pembangunan Jembatan Cusa yang menghubungkan kawasan Cemara Ujung dan Sungai Andai terus menunjukkan perkembangan positif. Proyek yang menjadi salah satu infrastruktur strategis Kota Banjarmasin ini kini telah mencapai sekitar 40 persen. Informasi tersebut disampaikan oleh Kartika Euistarina, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Banjarmasin.
Menurut Kartika, pekerjaan di lapangan saat ini sudah memasuki tahap pemasangan pylon dan setbal baja, sebelum nantinya berlanjut ke proses erection, yakni penyusunan struktur utama jembatan yang menjadi komponen paling krusial dalam konstruksi.
“Progres berjalan sesuai rencana. Saat ini fokus kami pada pemasangan struktur utama sebagai pondasi jembatan,” ujarnya.
Potret desain Jembatan Cemara Ujung – Sungai Andai (Foto:DR)Proyek yang menelan anggaran awal sekitar Rp 2,4 miliar ini belum dapat dipastikan kapan rampung sepenuhnya dan dibuka untuk operasional. Hal itu bergantung pada ketersediaan anggaran lanjutan. Meski demikian, pembangunan jembatan ini diyakini dapat memperlancar konektivitas antara Cemara Ujung dan Sungai Andai, sekaligus membuka jalur akses baru bagi masyarakat.
“Pada tahun 2026, pembangunan Jembatan Cusa akan memasuki tahap finishing. Pekerjaan pada tahap tersebut meliputi penguatan oprit jembatan, penyempurnaan konstruksi, serta penyelesaian komponen penunjang lainnya. Untuk tahap akhir ini, pemerintah menyiapkan anggaran tambahan sekitar Rp 15 miliar,”ungkap kartika.
Pemerintah berharap kelanjutan pengerjaan dapat segera dipastikan agar jembatan dapat berfungsi optimal sebagai akses penghubung utama, khususnya bagi warga di kawasan Kayutangi Ujung dan Sungai Andai, yang selama ini membutuhkan jalur alternatif untuk mempercepat mobilitas.
“Menargetkan pembangunan Jembatan Cusa selesai tepat waktu sesuai kontrak kerja, dengan tetap mengutamakan standar kualitas dan keamanan konstruksi,”Ujarnya.
Setelah rampung, jembatan ini diproyeksikan menjadi salah satu akses vital yang menunjang aktivitas masyarakat serta memperkuat jaringan infrastruktur di wilayah utara kota.
