DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Berbagai aspirasi masyarakat mengemuka dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PDI Perjuangan, Taufik Husin, yang digelar di kawasan Kebun Jeruk, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan beragam usulan, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan, fasilitas umum, penerangan jalan, bantuan sosial, hingga pelayanan publik. Namun, persoalan pengelolaan sampah menjadi salah satu isu yang paling banyak mendapat perhatian masyarakat.
Lurah Kuin Utara, Agus Supriyadi, mengatakan tingginya antusiasme warga dalam menyampaikan aspirasi menunjukkan masih banyak persoalan yang perlu mendapat perhatian pemerintah, terutama terkait penanganan sampah.
“Persoalan sampah masih menjadi perhatian utama masyarakat. Karena itu, kami berkomitmen mencari solusi, salah satunya melalui pembentukan bank sampah agar masyarakat mulai memilah sampah sejak dari rumah tangga.”
Menurut Agus, pemerintah kelurahan berkomitmen terus mencari solusi atas persoalan tersebut. Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah pembentukan bank sampah sebagai upaya mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap rencana pengembangan bank sampah di wilayah Kuin Utara. Program tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk mengurangi volume sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Taufik. menegaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya, termasuk persoalan pengelolaan sampah.
Ia memastikan seluruh masukan yang disampaikan warga akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme di DPRD serta dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Banjarmasin.
“Sebagai wakil rakyat, kami memiliki tanggung jawab mengawal setiap aspirasi masyarakat agar tidak berhenti pada tahap usulan semata,” ujarnya.
Taufik juga menilai sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Banjarmasin sangat diperlukan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.
“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami catat, kawal, dan perjuangkan melalui DPRD serta dikoordinasikan dengan pemerintah daerah agar dapat direalisasikan secara bertahap.”ungkapnya.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah mulai terlihat dalam kegiatan reses tersebut. Salah seorang warga, Siti Aminah, menyatakan dukungannya terhadap program pemilahan sampah dari rumah tangga.
Menurutnya, program tersebut perlu diterapkan secara menyeluruh agar masyarakat terbiasa mengelola sampah sejak dari sumbernya. Dengan demikian, lingkungan permukiman dapat menjadi lebih bersih dan volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dapat terus berkurang.
Siti juga mengaku siap mendukung apabila pemerintah menjalankan program pemilahan sampah dari rumah tangga. Ia menilai upaya tersebut merupakan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan kawasan permukiman yang lebih sehat.
“Saya mendukung program pemilahan sampah dari rumah tangga. Kalau diterapkan bersama-sama, lingkungan akan lebih bersih dan jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir juga bisa berkurang.”tambahnya. (DR)






