DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Semarak Lomba Dispersip dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari tersebut dipusatkan di aula dan halaman Kantor Dispersip Kalsel, Jalan A Yani Kilometer 6, Kota Banjarmasin.
Beragam perlombaan khas peringatan kemerdekaan digelar, di antaranya paduan suara, bakiak, estafet tepung, memindahkan air ke dalam botol, serta sejumlah permainan lainnya.
Seluruh pegawai dari enam bidang di lingkungan Dispersip Kalsel turut berpartisipasi. Tak hanya menjadi hiburan, perlombaan tersebut juga menjadi sarana mempererat kekompakan, kebersamaan, dan kerja sama antarkaryawan.
Kegiatan dihadiri Sekretaris Dispersip Kalsel, Suharyati, yang mewakili Kepala Dispersip Kalsel Sri Mawarni, bersama jajaran pejabat dan pegawai Dispersip Kalsel.
Mengusung tema “Merdeka Berkarya, Berprestasi dan Menginspirasi untuk Indonesia Maju”, kegiatan berlangsung meriah. Para peserta tampil dengan berbagai kostum yang merepresentasikan semangat kemerdekaan sehingga semakin menambah semarak suasana perlombaan.
Canda tawa, keakraban, kerja sama tim, dan sportivitas terlihat sepanjang kegiatan. Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada perlombaan, tetapi juga menjadi modal dalam memperkuat hubungan kerja dan mendukung pelaksanaan tugas serta program Dispersip Kalsel.
“Dalam semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, keluarga besar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar berbagai perlombaan yang penuh semangat, kebersamaan, dan keceriaan,” ungkap Sri Mawarni melalui media sosial Perpuspalnam, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, setiap tawa, kerja sama, dan sportivitas yang terjalin menjadi pengingat bahwa semangat persatuan merupakan warisan berharga yang harus terus dijaga.
“Sebagaimana perpustakaan menjadi ruang tumbuhnya ilmu pengetahuan, dan arsip menjadi penjaga memori perjalanan bangsa, semangat kemerdekaan juga harus terus diwariskan kepada generasi penerus melalui budaya literasi dan kolaborasi,” katanya.
Sri Mawarni juga mengajak seluruh pegawai menjadikan peringatan kemerdekaan bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk terus belajar dari sejarah, menghargai jasa para pahlawan, serta bersama-sama berkontribusi membangun Indonesia yang semakin maju.
“Merdeka dalam semangat, cerdas melalui literasi, dan lestari bersama arsip bangsa,” Tutupnya.
