DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin berencana menambah dua koridor layanan transportasi umum Trans Banjarmasin pada 2026. Penambahan ini saat ini tengah dimatangkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Bagjo, mengatakan dua koridor baru yang direncanakan yakni rute menuju Pelabuhan Kapal Laut Trisakti Banjarmasin serta rute ke wilayah Alalak, Banjarmasin Utara.
“Sedang kita matangkan untuk membuka dua koridor lagi layanan Trans Banjarmasin tahun ini,” ujar Slamet di Banjarmasin.
Ia menjelaskan, rute menuju Pelabuhan Trisakti saat ini hanya dilayani oleh angkutan kota. Dengan dibukanya layanan Trans Banjarmasin, diharapkan akses transportasi ke pelabuhan menjadi lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat.
“Untuk ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin itu kan saat ini hanya dilayani angkot, tahun ini kita coba buka untuk Trans Banjarmasin,” ungkapnya.
Sementara itu, wilayah Alalak yang memiliki dermaga penyeberangan serta kepadatan penduduk juga dinilai membutuhkan layanan transportasi umum yang memadai.
Namun demikian, Slamet menyampaikan dua koridor tambahan tersebut direncanakan tidak menggunakan armada bus seperti empat koridor Trans Banjarmasin yang telah beroperasi sebelumnya. Pemkot Banjarmasin mempertimbangkan penggunaan armada berukuran lebih kecil, khususnya untuk rute Alalak.
“Untuk kedua koridor tambahan ini dipertimbangkan armada mobil lebih kecil, utamanya yang ke wilayah Alalak,” ujarnya.
Bahkan, Dishub juga membuka peluang untuk bekerjasama dengan pihak ketiga dalam pengoperasian dua rute baru tersebut. Skema ini dilakukan tanpa harus membeli armada baru, melainkan dengan membeli layanan transportasi.
“Jadi kita tidak beli mobil baru, kita istilahnya hanya beli layanan, armadanya bekerjasama dengan pihak ketiga,” jelas Slamet.
Menurutnya, langkah tersebut dinilai lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran, baik dalam pengadaan maupun perawatan armada, tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku. Saat ini, Pemkot Banjarmasin memiliki 17 unit armada Trans Banjarmasin yang melayani empat rute.
Slamet juga menyampaikan bahwa layanan Trans Banjarmasin sangat terjangkau bagi masyarakat, dengan tarif Rp2.000 bagi pelajar dan Rp3.000 bagi penumpang umum. Dari layanan ini, Pemkot Banjarmasin juga memperoleh pendapatan hingga sekitar Rp400 juta per tahun.
Rencana penambahan dua koridor tersebut mendapat dukungan dari DPRD Kota Banjarmasin. Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Ridho Akbar, menyatakan dukungan penuh atas kebijakan tersebut, termasuk rencana kerjasama dengan pihak ketiga.
“Selama ini kita juga cukup repot dalam perawatan armada bus Trans Banjarmasin jika terjadi kerusakan. Jadi langkah membeli jasa layanan ini saya nilai cukup efektif untuk kondisi saat ini,” ujarnya.
Dengan penambahan koridor baru ini, diharapkan layanan transportasi umum Trans Banjarmasin semakin menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat. (DR)






