MTQ Santri IV Banjarmasin Diikuti 664 Peserta, Digelar di Masjid Jami Sungai Jingah

 

DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Kelompok Kerja (Pokja) Forum Silaturahmi Ustaz dan Ustazah Taman Pendidikan Al-Qur’an (FSU TPQ) LPTQ Kota Banjarmasin menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Santri IX pada 23–25 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, ini diikuti sebanyak 664 peserta dari lima kecamatan di Kota Banjarmasin.

Pelaksanaan MTQ Santri tahun ini dikemas berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan terdapat enam cabang lomba yang dipertandingkan.

Ketua Pokja FSU TPQ LPTQ Kota Banjarmasin, Ma’ruf, mengatakan pelaksanaan kegiatan tahun ini menyesuaikan kondisi Kota Banjarmasin yang tengah menghadapi musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan dilaksanakan di panggung kawasan siring pemko banjarmasin, kali ini seluruh rangkaian acara dipusatkan di ruang induk Masjid Jami Sungai Jingah.

“Biasanya kegiatan dilaksanakan di panggung siring, tetapi tahun ini kita laksanakan di dalam ruangan. Kita memaklumi kondisi saat ini yang sedang menghadapi musibah karhutla dan kabut asap,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan Pemerintah Kota Banjarmasin menjadi salah satu hal penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bendahara Pokja FSU TPQ LPTQ Kota Banjarmasin, Hamdani, menjelaskan terdapat enam cabang lomba yang dipertandingkan dalam MTQ Santri IV tahun ini.

Cabang lomba tersebut meliputi tilawah Al-Qur’an, tahfiz Al-Qur’an, tartil Al-Qur’an, azan, serta praktik salat dan Syarhil Qur’an menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Menurut Hamdani, antusiasme peserta dari seluruh kecamatan di Kota Banjarmasin cukup tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah peserta yang mencapai 664 orang pada pelaksanaan tahun ini.

“Dari lima kecamatan, semuanya antusias mengirimkan peserta untuk mengikuti lomba yang kita adakan,” katanya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang mewakili Wali Kota Banjarmasin sekaligus menjabat sebagai Ketua LPTQ Kota Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Ichrom menyampaikan bahwa MTQ Santri bukan sekadar ajang untuk membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci umat Islam.

Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat keimanan serta membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang baik.

Ia berharap para santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga dapat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap para santri tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Banjarmasin, Juli Khair, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarmasin mendukung penuh pelaksanaan kegiatan yang digagas Pokja FSU TPQ LPTQ Kota Banjarmasin tersebut.

Ia berharap MTQ Santri dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang, baik dari sisi jumlah cabang lomba maupun jumlah peserta.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan kawan-kawan dari Pokja FSU TPQ. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan bisa lebih ditingkatkan lagi, termasuk menambah cabang lomba agar jumlah pesertanya semakin banyak,” tuturnya.

Melalui MTQ Santri IX ini, diharapkan lahir generasi muda Banjarmasin yang tidak hanya unggul dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. (DR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *