DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Hj Masriah, menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat agar tidak sekadar menjadi catatan dalam kegiatan reses, tetapi dapat diwujudkan melalui program pembangunan dan peningkatan pelayanan pemerintah kota.
Penegasan tersebut disampaikan Masriah saat melaksanakan penelaahan aspirasi masyarakat atau reses Masa Sidang Ketiga Tahun 2026 di kawasan Jalan Kelayan A Gang Palapa, Banjarmasin, Sabtu (24/10/2026).
Dalam kegiatan itu, politisi Partai Demokrat ini menyerap sejumlah keluhan dan usulan warga, mulai dari persoalan pelayanan air bersih hingga kebutuhan fasilitas keselamatan dan kenyamanan lingkungan permukiman.
Menurut Masriah, reses merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan mereka kepada wakil rakyat. Karena itu, setiap aspirasi yang disampaikan harus menjadi perhatian dan diperjuangkan agar memperoleh tindak lanjut dari pemerintah kota.
“Reses ini bukan hanya untuk menampung aspirasi masyarakat. Kami mengharapkan pemerintah kota dapat merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan dan usulan warga,” katanya.
Masriah menyoroti pelayanan air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat. Ia menilai, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait agar pelayanan kepada warga dapat berjalan sesuai kebutuhan.
Selain air bersih, warga Kelayan A juga mengusulkan pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik. Menurut aspirasi yang disampaikan, keberadaan lampu jalan dibutuhkan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya saat beraktivitas pada malam hari.
Usulan lainnya menyangkut pemasangan polisi tidur di lingkungan permukiman guna mengantisipasi kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi. Warga juga meminta pemasangan kaca cembung di sejumlah persimpangan untuk membantu pengendara melihat kondisi lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Masriah memastikan aspirasi warga akan dihimpun dan diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kota Banjarmasin.
Ia berharap, usulan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat dapat dipertimbangkan dalam penyusunan program pembangunan daerah, dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah kota.
“Semua aspirasi yang disampaikan masyarakat ini akan kami tampung dan disampaikan melalui pokir dewan. Harapannya, usulan tersebut tidak hanya tercatat, tetapi benar-benar bisa direalisasikan sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.
Masriah menegaskan, perjuangan terhadap aspirasi masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan tanggapan saat pertemuan. Menurutnya, tindak lanjut dan realisasi menjadi hal penting agar kebutuhan warga benar-benar mendapatkan penyelesaian.
“Kita ingin apa yang menjadi aspirasi masyarakat ini benar-benar diperjuangkan. Karena pada akhirnya masyarakat tidak hanya membutuhkan jawaban, tetapi juga membutuhkan bukti berupa realisasi pembangunan,” pungkasnya. (DR)
