DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Anggota DPRD Kota Banjarmasin, Gusti Yasni Iqbal, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang II Tahun 2026 yang digelar di Jalan Rawa Sari 14 RT 57 RW 25 Jalur 1, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Minggu (12/07/2026).
Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih menjadi kebutuhan di lingkungan mereka, mulai dari perbaikan infrastruktur, fasilitas pengelolaan sampah, hingga persoalan sinkronisasi data penerima bantuan sosial.
Salah satu aspirasi utama yang disampaikan masyarakat adalah kondisi jalan lingkungan yang mengalami kerusakan dan belum mendapatkan penanganan. Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan serta perbaikan jembatan yang dinilai menjadi akses penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari.
Gusti Yasni Iqbal mengatakan, usulan terkait perbaikan jalan dan jembatan sebenarnya telah beberapa kali disampaikan masyarakat. Namun, proses realisasinya harus melalui tahapan perencanaan serta menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Aspirasi masyarakat terkait jalan dan jembatan akan kami perjuangkan melalui mekanisme Pokir DPRD. Tentunya tetap menyesuaikan kewenangan pemerintah daerah dan kemampuan anggaran yang tersedia,” ujar Gusti Yasni.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses akan menjadi catatan dan dikoordinasikan bersama instansi terkait agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga menyampaikan kebutuhan penyediaan bak sampah rumah tangga. Menurut masyarakat, keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu pengelolaan sampah sejak dari lingkungan terkecil sehingga kebersihan kawasan lebih terjaga.
Sementara itu, persoalan data kependudukan dan penerima bantuan sosial juga menjadi perhatian warga. Masyarakat mengeluhkan masih adanya perbedaan data antara tingkat RT, kelurahan, hingga pemerintah pusat yang berdampak pada belum tepatnya sasaran penerima bantuan.
Menanggapi hal tersebut, Gusti Yasni menilai sinkronisasi data masih menjadi tantangan yang perlu diperbaiki secara bersama-sama. Menurutnya, peran pengurus RT sangat penting karena menjadi pihak yang paling mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.
“Data dari RT sangat penting karena mereka yang mengetahui kondisi warga sehari-hari. Sinkronisasi data harus terus dilakukan agar bantuan pemerintah benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, setiap usulan pembangunan yang masuk melalui mekanisme Pokir DPRD membutuhkan proses sebelum dapat direalisasikan. Beberapa aspirasi yang telah disampaikan masyarakat sebelumnya bahkan baru dapat diwujudkan pada tahun 2026 karena harus melalui tahapan perencanaan dan penganggaran.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa setiap aspirasi masyarakat tetap menjadi bagian dari proses pembangunan daerah dan akan terus diperjuangkan sesuai skala prioritas.
Gusti Yasni berharap berbagai kebutuhan warga Rawa Sari, baik terkait infrastruktur lingkungan maupun pelayanan sosial, dapat segera mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait.
Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat agar dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas lingkungan dan pelayanan publik di Kota Banjarmasin. (DR)








