DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Mathari, menggelar kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di kawasan Bina Karya, Komplek Baruh Batuah, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat. Kegiatan ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan permasalahan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggal.
Dalam dialog bersama warga, persoalan banjir menjadi keluhan utama yang disampaikan. Warga mengharapkan adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap kondisi lingkungan yang kerap terdampak genangan air, baik saat hujan dengan intensitas tinggi maupun ketika air sungai mengalami pasang.
Mathari mengatakan, persoalan banjir di kawasan Pelambuan memang menjadi salah satu aspirasi yang terus disampaikan masyarakat dalam berbagai kesempatan. Karena itu, seluruh masukan yang diterima akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui DPRD dan dikoordinasikan dengan instansi terkait.
“Permasalahan banjir di kawasan Pelambuan memang menjadi salah satu aspirasi yang paling sering disampaikan masyarakat. Seluruh masukan yang kami terima dalam reses ini akan kami perjuangkan melalui DPRD dan kami koordinasikan dengan instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan.” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan reses merupakan sarana penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, berbagai usulan yang disampaikan dapat menjadi bahan pembahasan dalam penyusunan program pembangunan daerah sesuai dengan skala prioritas.
“Harapan masyarakat, khususnya terkait penanganan banjir, tentu akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan secara bertahap oleh Pemerintah Kota Banjarmasin,” ujar Mathari.
Selain penanganan banjir, warga juga menyampaikan sejumlah kebutuhan lain, seperti peningkatan infrastruktur di kawasan permukiman. Seluruh aspirasi tersebut akan dihimpun dan diperjuangkan dalam agenda pembangunan Kota Banjarmasin ke depan.
Melalui kegiatan reses ini, Mathari menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani kebutuhan masyarakat dengan pemerintah daerah. Ia berharap setiap program pembangunan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.
“Reses menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang disampaikan, terutama terkait penanganan banjir, akan menjadi perhatian dan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan secara bertahap.” tutupnya.






