PKB Banjarmasin Pastikan Tak Ada Kubu-Kubuan, Target Raih 8 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Dedy Sophian,Ketua Dpc Pkb Kota Banjarmasin.(FOTO:DR)

Dailyretorika.id,BANJARBARU – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjarmasin memastikan tidak ada kubu-kubuan dalam struktur organisasi yang tengah disusun. Seluruh elemen partai dirangkul untuk memperkuat soliditas dan menghadapi target besar pada Pemilu 2029.

Ketua DPC PKB Banjarmasin, H Deddy Sophian, mengatakan penyusunan kepengurusan dilakukan sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dengan mengakomodasi keterwakilan dari seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kota Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

“Banjarmasin memiliki lima kecamatan yang juga menjadi lima dapil. Jadi kepengurusan baru PKB ini merangkul semua, baik tokoh agama, pemuda, organisasi maupun berbagai elemen masyarakat lainnya untuk bersama-sama membesarkan PKB,” ujar Deddy di sela Rapat Formatur di Sekretariat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Sabtu (20/6/2026).

Anggota DPRD Kota Banjarmasin itu menegaskan, kepengurusan baru memiliki target meningkatkan perolehan kursi PKB di DPRD Banjarmasin pada Pemilu mendatang.

Saat ini PKB memiliki lima kursi di parlemen kota, namun ditargetkan meningkat menjadi delapan kursi.

“Sekarang PKB memiliki lima kursi. Target yang diinginkan DPP dan DPW adalah delapan kursi,” katanya.

Untuk mencapai target tersebut, PKB menyiapkan strategi pemenangan di setiap dapil. Deddy memperkirakan Kecamatan Banjarmasin Barat, Banjarmasin Utara, dan Banjarmasin Selatan masing-masing berpotensi menyumbang dua kursi.

Sementara Kecamatan Banjarmasin Tengah dan Banjarmasin Timur ditargetkan masing-masing satu kursi.

“Dengan target delapan kursi itu, Insya Allah PKB bisa mendapatkan kursi pimpinan di DPRD Banjarmasin,” ujarnya optimistis.

Selain memperkuat basis suara, PKB juga menaruh perhatian besar pada keterwakilan perempuan.

Dalam struktur kepengurusan yang sedang disusun, keterwakilan perempuan telah mencapai 38 persen atau melampaui ketentuan minimal 30 persen.

“Harapannya dari target delapan kursi nanti, tiga kursi di antaranya bisa diisi oleh perempuan,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Banjarmasin, Zainal Hakim, mengatakan seluruh DPC PKB se-Kalimantan Selatan telah diminta menyiapkan administrasi organisasi secara matang sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu Legislatif mendatang.

Menurutnya, unsur keterwakilan perempuan, organisasi masyarakat, hingga berbagai komunitas juga menjadi bagian penting dalam struktur kepengurusan untuk memperkuat basis dukungan partai.

“Keterwakilan perempuan harus ada di setiap dapil. Selain itu berbagai organisasi dan komunitas dihimpun untuk menjadi simbol kekuatan PKB, khususnya di Banjarmasin,” katanya.

Zainal menegaskan, setiap pengurus PKB wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PKB sebagai syarat utama masuk dalam struktur kepengurusan.

“Karena salah satu persyaratan menjadi pengurus adalah sudah memiliki KTA PKB,” ujarnya.

Politisi yang akrab disapa Bang Hakim itu juga mengungkapkan bahwa PKB tengah mendorong regenerasi kader melalui penataan struktur organisasi hingga ke tingkat bawah.

Sejumlah posisi strategis di tingkat akar rumput diisi oleh kalangan muda dengan batas usia maksimal 35 tahun.

“Ini bagian dari proses regenerasi dan pengkaderan di PKB. Yang jelas, kepengurusan baru ini dipastikan tidak ada kubu-kubuan.

Semua yang masuk merupakan kader yang memiliki potensi dan dinilai layak untuk membesarkan partai,” tandasnya.(DR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *