Hari Kedua Dies Natalis ke-4 UNBL dan HUT ke-19 Yayasan Borneo Lestari Angkat Kearifan Lokal Lewat Lomba Batewah dan Bakiak

Lomba Bakiak Diikuti Antusias Peserta Dihari Kedua Dies Natalis UNBL 2026.(FOTO: ISTIMEWA)

dailyretorika.id,BANJARBARU – Rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-4 Universitas Borneo Lestari (UNBL) yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Yayasan Borneo Lestari terus berlangsung semarak. Memasuki hari kedua pelaksanaan, Kamis (18/6/2026), berbagai kegiatan bernuansa budaya lokal Kalimantan Selatan mewarnai perayaan yang diikuti seluruh sivitas akademika.

Pada hari kedua, panitia menggelar Lomba Batewah dan Lomba Bakiak yang diikuti perwakilan mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan dari berbagai fakultas, program studi, dan unit kerja di lingkungan Universitas Borneo Lestari.

Bacaan Lainnya

Kedua perlombaan tersebut dipilih sebagai bentuk pelestarian permainan tradisional khas Kalimantan Selatan yang mengandung nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, serta sportivitas. Suasana perlombaan berlangsung meriah dengan sorak sorai peserta maupun para pendukung yang memenuhi area kegiatan.

Selain menjadi ajang hiburan dan mempererat silaturahmi antarwarga kampus, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter. Melalui permainan tradisional, peserta diajak menumbuhkan sikap kerja sama, disiplin, saling percaya, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam berkompetisi.

Pelaksanaan lomba sekaligus menjadi wujud komitmen Universitas Borneo Lestari dalam melestarikan budaya daerah di tengah perkembangan zaman. Nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan melalui permainan tradisional diharapkan tetap dikenal dan dicintai oleh generasi muda, khususnya mahasiswa.

Rangkaian Dies Natalis ke-4 Universitas Borneo Lestari dan HUT ke-19 Yayasan Borneo Lestari masih akan berlanjut hingga puncak perayaan pada 21 Juni 2026. Beragam kegiatan telah disiapkan untuk semakin mempererat kebersamaan seluruh sivitas akademika sekaligus memperkuat komitmen UNBL dalam mengembangkan pendidikan yang unggul, berkarakter, serta berakar pada nilai-nilai budaya dan kearifan lokal Kalimantan Selatan.(DR)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *