Kupyansk Berada di Tengah Perang yang Semakin Sengit
Kota Kupyansk, yang terletak di Wilayah Kharkov, Ukraina, kini menjadi pusat perhatian dalam konflik yang berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Pasukan Rusia terus melakukan pembersihan terhadap wilayah tersebut setelah berhasil menguasai sebagian besar lokasi strategis. Dalam proses ini, sedikitnya sepuluh tentara Ukraina tewas saat mempertahankan posisi mereka di kota tersebut.
Sementara itu, sebagian besar pasukan Ukraina mulai mundur dan melarikan diri ke wilayah hutan yang berada di sekitar kota. Pernyataan dari pihak Rusia menyebutkan bahwa kendali atas lokasi-lokasi penting di Kupyansk sudah berada dalam tangan pasukan mereka. Presiden Rusia, Vladimir Putin, bahkan sempat menyerukan agar tentara Ukraina segera meletakan senjata dan menyerah secara terhormat. Tujuannya adalah untuk mencegah korban jiwa yang lebih besar.
Sebelumnya, situasi serupa juga terjadi ketika pasukan Ukraina terkepung di Mariupol. Saat itu, mereka hanya bisa bertahan di Pabrik Baja Azovstal. Namun, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, belum memberikan respons terhadap seruan Putin. Ia tetap mengklaim bahwa pasukan Ukraina telah mencapai kemajuan di Kota Kupyansk, meskipun tidak menyebutkan lokasi spesifik dari kemajuan tersebut.
Penjelasan dari Komandan Pasukan Rusia
Dalam sebuah video yang dipublikasikan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Sabtu, komandan Resimen ke-121 Divisi Senapan Bermotor ke-68, dengan kode panggilan Lavrik, menjelaskan bahwa unitnya terus melanjutkan misi untuk membersihkan bagian barat Kupyansk dari militer Ukraina. Lavrik juga mengungkapkan bahwa pasukannya berhasil menguasai Jalan Lesya Ukrainka. Operasi pembersihan sedang dilakukan di tiga jalan terdekat.
Menurut Lavrik, sejumlah tentara Ukraina yang mencoba mempertahankan posisi di wilayah tersebut gugur. Selain itu, pasukan Kiev yang berada di sebidang hutan di pinggiran selatan Kupyansk juga telah diserang. “Kami terus bergerak maju. Semangat kami tinggi. Tentara Ukraina makin terkepung,” ujar komandan tersebut.
Pernyataan dari Kemenhan Rusia
Dalam pernyataan terpisah, Kemenhan Rusia menyatakan bahwa pasukannya terus menghancurkan kelompok musuh yang terkepung di Kupyansk. Meski begitu, Presiden Zelensky masih membantah adanya pengepungan di kota tersebut. Ia menuduh Moskow melebih-lebihkan kemajuannya di medan perang.
Pada hari Kamis, Zelensky mengklaim bahwa pasukan Ukraina telah mampu maju lebih dari satu kilometer di dalam Kupyansk. Sayangnya, ia tidak menjelaskan secara rinci di mana tepatnya kemajuan tersebut dicapai.
Peran Kupyansk dalam Konflik
Kupyansk telah menjadi pusat logistik utama yang diperebutkan di front timur laut konflik. Pasukan Rusia mengklaim sebagian kendali kota tersebut pada bulan September, dengan merilis video yang memperlihatkan para prajuritnya berada di pusat kota, dekat gedung administrasi, stadion, dan menara TV.
Lavrik mengatakan pada hari Kamis bahwa ia memperkirakan Kupyansk akan sepenuhnya direbut oleh militer Rusia dalam waktu seminggu. Hal ini menunjukkan bahwa persaingan untuk menguasai kota tersebut semakin sengit dan berpotensi memengaruhi dinamika perang di wilayah tersebut.






