Reses Rahman Nanang Riduan, Warga Pekauman Sampaikan Aspirasi Infrastruktur dan Pelatihan Kerja

 

DAILYRETORIKA.ID,BANJARMASIN – Perbaikan infrastruktur lingkungan dan kebutuhan pelatihan keterampilan kerja menjadi aspirasi utama yang disampaikan warga Rantauan Darat, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, saat kegiatan reses anggota DPRD Kota Banjarmasin, Rahman Nanang Riduan, Minggu (25/10/2026).

Dalam kegiatan penelaahan aspirasi masyarakat tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti pemerintah. Mulai dari perbaikan infrastruktur permukiman, pembenahan drainase, hingga pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memperoleh pekerjaan.

Rahman Nanang Riduan mengatakan, kegiatan reses menjadi kesempatan bagi dirinya untuk mendengarkan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat di daerah pemilihannya.

Ia berharap, aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya menjadi catatan, tetapi juga dapat diperjuangkan hingga terealisasi melalui program pembangunan pemerintah daerah.

“Harapan kita tentu apa yang menjadi aspirasi dan usulan masyarakat ini bisa direalisasikan. Kami sebagai wakil rakyat akan berupaya memperjuangkan kebutuhan warga agar bisa ditindaklanjuti oleh pemerintah melalui dinas terkait,” ujarnya.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur lingkungan menjadi salah satu kebutuhan penting karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Sementara itu, pelatihan keterampilan kerja juga perlu mendapat perhatian agar masyarakat memiliki bekal keahlian yang dapat meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan.

Rahman menjelaskan, sebagai anggota DPRD yang memiliki fungsi penganggaran, dirinya akan berupaya semaksimal mungkin mengakomodasi usulan warga melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat ini akan kita perjuangkan melalui pokir. Kita berupaya agar usulan tersebut bisa masuk dalam anggaran sehingga nantinya dapat dikerjakan oleh dinas terkait sesuai kewenangannya,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, realisasi usulan pokir yang selama ini diperjuangkannya telah mencapai hampir 80 persen.

“Alhamdulillah, realisasi pokir yang kita usulkan selama ini sudah hampir 80 persen. Tentu kita berharap usulan-usulan lainnya juga bisa terus dikawal dan direalisasikan secara bertahap, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Lurah Pekauman, Lukmanul Hakim, mengatakan kelurahan turut menerima berbagai aspirasi warga, terutama terkait kondisi drainase di lingkungan permukiman yang memerlukan perhatian.

Menurutnya, penanganan persoalan tersebut dapat dilakukan secara bertahap. Sebagai langkah awal, warga dapat bergotong royong membersihkan dan membenahi lingkungan, sembari mengupayakan penanganan lebih lanjut terhadap kerusakan yang membutuhkan dukungan pemerintah.

“Untuk persoalan drainase, mungkin kita bisa melakukannya secara perlahan. Kita mulai dengan gotong royong bersama masyarakat terlebih dahulu, terutama untuk membersihkan lingkungan dan saluran air. Kalau memang membutuhkan perbaikan lebih lanjut, tentu perlu kita koordinasikan agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Lukmanul Hakim.

Selain persoalan infrastruktur, ia menyebutkan adanya aspirasi masyarakat terkait bantuan sosial bagi warga lanjut usia (lansia). Menurutnya, persoalan tersebut perlu dikoordinasikan dengan instansi yang memiliki kewenangan agar bantuan dapat diberikan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat.

“Untuk aspirasi terkait bantuan sosial bagi lansia, kemungkinan akan kita koordinasikan kembali dengan dinas terkait, dalam hal ini Dinas Sosial. Kita akan melihat bagaimana tindak lanjutnya agar warga yang membutuhkan bisa mendapatkan perhatian sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Ia berharap, melalui koordinasi antara kelurahan, DPRD, dan perangkat daerah terkait, berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dapat ditangani secara bertahap.

“Reses menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi, sekaligus memastikan kebutuhan warga menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan Kota Banjarmasin”, ungkapnya. (DR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *