Dailyretorika.id,BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan kembali menghadirkan ruang literasi bagi masyarakat melalui kegiatan bedah buku.
Kali ini, Dispersip akan menggelar bedah buku berjudul Tanpa Sorot Lampu karya penulis muda Andi Aulia Khairunnisa pada Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan yang akan berlangsung di Aula Kantor Dispersip Kalsel, Jalan Ahmad Yani Kilometer 6 Banjarmasin, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 Wita tersebut terbuka untuk umum. Masyarakat dapat mengikuti acara secara langsung maupun melalui siaran langsung di kanal YouTube Dispersip Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala Dispersip Kalsel, Sri Mawarni, mengatakan kegiatan bedah buku tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan karya kepada masyarakat, tetapi juga sebagai ruang dialog yang mampu memperkaya wawasan dan menumbuhkan minat menulis, khususnya di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan bedah ini kami ingin menghadirkan ruang literasi yang lebih hidup. Masyarakat tidak hanya membaca karya, tetapi juga dapat memahami proses kreatif penulis, berdiskusi, dan mengambil nilai-nilai positif yang terkandung dalam sebuah buku,” ujarnya, Rabu (17/6).
Menurut Sri Mawarni, penguatan budaya literasi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan penulis, pelajar, mahasiswa, komunitas literasi hingga masyarakat umum.
Ia menilai kehadiran penulis secara langsung dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan berharga bagi peserta untuk belajar mengenai proses kreatif, tantangan dalam berkarya, serta pengalaman membangun kebiasaan menulis.
“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu memperkuat budaya literasi masyarakat Kalsel. Semakin banyak masyarakat yang membaca dan berdiskusi tentang buku, maka semakin baik pula kualitas sumber daya manusia yang kita miliki,” tambahnya.
Buku Tanpa Sorot Lampu mengangkat berbagai refleksi kehidupan yang dikemas dengan bahasa yang dekat dengan pembaca muda. Melalui kegiatan bedah buku ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami isi buku, tetapi juga memperoleh inspirasi untuk mengekspresikan gagasan dan pengalaman melalui tulisan.
Kegiatan tersebut terselenggara berkat kolaborasi Dispersip Kalsel bersama sejumlah mitra, di antaranya Gramedia, Bank Indonesia, Bank Kalsel, Grasindo, Bentang Pustaka, Gramedia Edukasi, serta berbagai pihak yang mendukung pengembangan literasi di Kalimantan Selatan.
Selain mengikuti diskusi interaktif bersama penulis, peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikat. Kuota peserta luring terbatas dan pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan yang telah disediakan panitia.
Melalui kegiatan ini, Dispersip Kalsel berharap semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam aktivitas literasi, sehingga budaya membaca, menulis, dan berdiskusi dapat terus tumbuh dan berkembang di Banua.(DR)
